Hewan penghasil listrik dan manfaat listrik statis dalam kehidupan



Hewan Penghasil listrik

1.Belut listrik










Belut listrik merupakan predator air tawar yang memiliki muatan listrik yang sangat besar. Muatan listrik tersebut dihasilkan untuk mengejutkan mangsa dan menghalangi predator.Dilansir dari National Geographic, tubuh belut listrik mengandung organ listrik dengan sekitar 6.000 sel khusus yang disebut elektrosit, yang menyimpan daya seperti baterai kecil.Saat merasa terancam atau menyerang mangsanya,sel-sel elektrosit akan keluar secara bersamaan.

bagaimana belut listrik menghasilkan listrik?

Dilansir dari Science ABC, elektrosit pada belut listrik memiliki dua sisi, yakni sisi posterior yang dilengkapi dengan motor neuron dan sisi anterior yang bergelombang dan sedikit kusut.Membrannya memiliki banyak saluran protein kecil yang secara selektif memungkinkan ion natrium dan kalium mengalir masuk dan keluar dari sel.Elektrosit mempertahankan lingkungan positif di luar dan lingkungan negatif di dalam dengan memompa keluar ion natrium dan kalium.  Setelah mendapat instruksi oleh sistem saraf,elektrosit membuat dipol (muatan elektrik yang sama, tetapi berbeda tanda dengan jarak yang cukup dekat).Sinyal dari motor neuron menyebabkan kanal ion di sisi posterior memompa natrium dan kalium ke dalam sel, sedangkan sisi anterior terus memompa ion positif keluar sel.Ini memberikan sisi posterior sel muatan yang relatif positif (di bagian dalam sel) dan sisi anterior muatan negatif (di bagian dalam sel).Hasilnya,dipol telah dibuat dan belut memiliki listrik untuk menyergap mangsa atau menghindari predatornya.Satu sel elektrosit tidak dapat bekerja sendiri,tetapi secara kolektif, mereka dapat memberikan sengatan.Bagaimana elektrosit ditumpuk juga membuat perbedaan pada listrik yang dihasilkannya.



2.Hiu kepala martil 








Hiu martil adalah salah satu predator yang mengandalkan listrik untuk mendeteksi mangasanya. Penggunaan listrik membuat hiu kepala martil dapat menyerang bertubi-tubi walaupun pengelihatannya tertutup oleh darah ataupun lumpur.Hiu martil memiliki bentuk kepala yang lebar dan besar seperti martil, kepala hiu martil dipenuhi oleh pori-pori yang dsebut dengan ampullae of lorenzini.Dalam Ampullae tersebut ada sel yang dinamakan elektroreseptor yang dapat mendeteksi listrik.Tahukah kamu bahwa semua gerakan yang dihasilkan tubuh makhluk hidup menghasilkan listrik? Dan lautan adalah air garam melimpah yang didalamnya terkandungion Na+ dan Cl- yang dapat menghantarkan listrik.Dilansir dari Support Our Sharks (SOS) Ocean Conservation Society,hal ini menyebabkan dalam aliran lautan terdapat listrik yang dihasilkan makhluk hidup dan juga medan listrik yang dihasilkan oleh medan magnet Bumi.Elektroreseptor hiu kepala martil dapat menangkap semua perubahan medan listrik Bumi yang dihasilkan oleh makhluk hidup. Jika ada mangsa yang lewat didekat hiu martil,pergerakan mangsa tersebut akan menyebabkan perbedaan tegangan listrik. Perubahan tegangan listrik tersebut kemudian menyentuh pori-pori kepala hiu,dan masuk kedalam kanal pori-pori. Kanal ini berisi dengan jeli yang bersifat konduktif,sehingga dapat menghantarkan arus listrik ke dalam sel-sel elektroreseptor ampula didasar kanal.Sel elektroreseptor pada ampula kemudian menangkap perbedaan arus listrik dan memicu pelepasan impuls neurotransmitter otak.Otak kemudian menangkap arah pergerakan mangsa dan memerintahkan hiu untuk bermanuver menangkap mangsa tersebut. Namun tidak semua perubahan arus listrik yang dideteksi membuat hiu menyerang, hiu akan mendekati arah medan listrik dan jika ternyata itu adalah ikan mati,maka hiu tidak akan menyerangnya.Hiu cenderung menyerang pada benda yang memberikan perubahan medan listrik yang besar. Inilah mengapa hiu sangat eka terhadap darah,selain penciuman yang tajam akan bau darah namun konsentrasi garam dalam darah menaikkan kuat arus listrik.Hal ini menjelaskan mengapa saat hiu menyerang satu orang di laut hingga terluka,hiu akan terus menyerangnya tanpa henti.Orang yang diserang akan bergerak menghasilkan perubahan medan listrik,dan darah yang keluar akan memperkuat arus listrik tersebut menyebabkan hiu terus mengejarnya dibandingkan menyerang orang lain yang belum terluka didekatnya.

3.ikan belalai gajah






Ikan belalai-gajah (Gnathonemus petersii) adalah spesies ikan dari genus Gnathonemus dan famili Mormyridae. Ikan ini sangat unik karena dapat menggunakan elektrolokasi untuk mencari mangsa. Selain itu, mereka juga memiliki rasio perbandingan penggunaan oksigen otak-terhadap-tubuh yang paling besar dari antara semua vertebrata (sekitar 0,6),bahkan lebih besar daripada manusia(hanya 0,2).Kemungkinan ikan ini mengonsumsi banyak sekali oksigen di otaknya karena mereka memiliki otak yang sangat besar untuk ikan seukuran itu,dan juga karena mereka adalah hewan ektotermik.Spesies ini tinggal di sungai-sungai di Afrika Barat dan Tengah, khususnya cekungan hilir Sungai Niger, cekungan Sungai Ogun,dan hulu Sungai Chari.Mereka menyukai sungai yang tidak deras arusnya dan berlumpur, atau kolam-kolam dengan tempat bernaung,seperti batang yang tenggelam di dasar sungai.Warna mereka bervariasi antara cokelat tua hingga hitam.Seperti yang bisa ditebak dari namanya, ikan ini memiliki perpanjangan yang seperti belalai di kepalanya.Namun,ini bukanlah belalai, tetapi merupakan perpanjangan mulut, dan ikan ini menggunakannya untuk mempertahankan diri, berkomunikasi, melakukan navigasi, dan mencari cacing dan serangga untuk dimakan.Organ ini dilapisi oleh elektroreseptor, dan begitu pula bagian tubuhnya yang lain. Ikan belalai-gajah menggunakan medan listrik yang lemah,yang dihasilkan dengan menggunakan sel-sel khusus yang disebut elektrolit,yang berevolusi dari sel otot.Rentang hidup ikan belalai-gajah berkisar antara 6-10 tahun,tetapi terdapat laporan bahwa mereka dapat hidup lebih lama.

4.Echidnas







Echidnas (landak elektrik ) merupakan hewan darat yang termasuk kedalam salah satu dari tujuh hewan berbahaya yang memiliki sengatan listrik paling mematikan.Hewan ini mempunyai kemampuan electroreception biologis karena mampu memproduksi listrik.Bagian tubuh landak yang menghasilkan listrik terdapat pada bagian moncong. Permukaan moncongnya yang selalu basah sangat mendukung terjadinya sengatan listrik untuk berburu mangsa, melawan serangan pemangsa,dan sebagai alat untuk navigasi. Jadi ketika ada hewan yang mendekat yang akan mengancam bahayanya,Echidnas akan langsung menyentrum hewan tersebut dengan moncong dan melahapnya.

Tahukah kamu unsur apakah yang terdapat pada moncong landak sehingga mampu menghasilkan sengatan listrik?. 

Moncong landak di lengkapi dengan organ yang menghasilkan listrik khusus yang terdiri dari ribuan kotak seperti sel multi bernukleus di sebut electroplax atau electroplaques/sel elektrosit yang berjumlah 2000 electroplax (sensor medan listrik).Sel tersebut merupakansystem electroreceptive yang mampu memproduksi arus listrik.

5.Apis Cerana/lebah madu timur











Lebah madu timur atau Apis cerana merupakan salah satu spesies hewan yang dapat menghasilkan listrik dari sinar Matahari, seperti dicatat dalam National Geographic.Lebah jenis ini memiliki bagian tubuh yang dapat menangkap tenaga surya, yang dinamakan 'sel surya'.Penelitian dan studi yang dilakukan di Universitas Tel-Aviv, Israel, mengungkap bahwa lebah madu timur memiliki pigmen di jaringan tubuh luarnya yang berwarna kuning, dan pigmen tersebut dapat digunakan untuk menjebak cahaya Matahari.Cahaya Matahari tersebut diubah menjadi energi listrik dalam bagian tubuhnya yang lain, yakni pigmen cokelat. Hal ini membuat lebah madu timur menjadi satu-satunya spesies yang dapat mengubah cahaya Matahari menjadi energi listrik secara alami.Para ilmuwan dan ahli satwa mengatakan bahwa energi listrik yang dihasilkan dari tubuh lebah tersebut dapat digunakan sebagai navigator atau petunjuk arah, terutama pada saat cuaca buruk.


manfaat listrik statis dalam kehidupan

Listrik statis merupakan listrik dengan muatan dalam keadaan diam atau statis,berbeda dengan listrik dinamis yang muatan listriknya senantiasa bergerak.Secara makna,listrik jenis statis merupakan ketidakseimbangan muatan listrik dalam atau di permukaan benda. Sementara itu,muatan listrik tetap ada sampai hilang karena dilepas.

Manfaat listrik statis bagi kehidupan sehari-hari:

1. Cat Semprot

Listrik statis bisa dimanfaatkan untuk cat semprot, yakni saat terjadinya gesekan dengan mulur pipa semprot dan udara. Butiran cair dari aerosol akan menjadi muatan, jika benda yang akan dicat diberi muatan maka butiran cat akan tertarik ke badan benda.Sementara itu, permukaan mobil yang akan dicat akan diberikan muatan yang berlawanan dengan butiran cat.sehingga, butiran-butiran cat tersebut dapat tertarik ke permukaan mobil dan menempel dengan sempurna.

2. Printer Laser

Dimanfaatkan pada bagian-bagian yang terdiri atas fuser, drum photoreceptor, corona, wire, laser dan toner. Ketika drum bermuatan positif berputar, laser yang bersinar akan melintasi permukaan yang tidak bermuatan, laser akan menggambar pada kertas yang bermuatan negatif.

3. Printer Inkjet

Alat pencetak ini bekerja dengan cara menyemprotkan butiran halus tinta pada permukaan kertas.Dengan banyaknya titik semprotan, materi yang akan dicetak menampakkan bentuknya.Namun,untuk melakukan hal itu,printer harus mengontrol tempat jatuhnya semprotan tinta dengan menerapkan gaya elektrostatistis.Butiran halus tinta diberi muatan saat disemprotkan melalui saluran yang sangat kecil pada head printer. Selanjutnya butiran itu akan melewati dua buah pelat logam.Jika kedua pelat itu diberi tegangan listrik,butiran-butiran tinta menjadi bermuatan.Dengan mengatur muatan yang dimiliki pelat, printer akan mengontrol arah jatuhnya butiran tinta bermuatan tadi. Jika butiran tinta bermuatan positif,itu akan tertarik ke arah pelat yang bermuatan negatif dan ditolak oleh pelat yang bermuatan positif. Dengan demikian,butiran tinta akan mengarah ke atas.
4. Pengumpal Asap
Alat pengumpal asap berguna untuk mengurangi polusi udara yang keluar dari cerobong asap pabrik. Penggunaan alat ini dilakukan dengan memasang dua logam yang memiliki muatan besar tetapi berlawanan tanda pada cerobong asap pabrik yang terpasang.Partikel asap yang mengalir melalui cerobong akan terinduksi sehingga memiliki muatan induksi.Muatan yang dihasilkan ada yang positif dan negatif.Partikel asap ini akan tarik menarik sehingga membentuk partikel yang lebih besar dan berat.Bertambahnya berat mengakibatkan partikel tidak lagi ikut mengalir ke atas bersama asap.Partikel itu akan jatuh di dasar cerobong.Selain menyatu di antara mereka, partikel asap yang telah bermuatan itu juga ditarik ke arah logam bermuatan yang terdapat di bagian dalam cerobong.Partikel ini kemudian menggumpal pada logam dan membentuk gumpalan yang lebih besar. Dengan demikian, gumpalan itu mudah dibersihkan dan polusi udara pun dapat dikurangi.



Komentar

Postingan Populer